RSS

Explore Macau-Hongkong...bag 2

big budha

cable car

view kota hongkong dari the peak

view malam hari

Hari ke 2
Paginya kami bangun jam 8, mandi, sarapan dan berangkatttt...tujuan pertama kami adalah giant  budha di ngongping village, lantau island. Kami sempet salah stasiun pas masuk, harusnya masuk ke stasiun tsi sam sui, bukan east tsi sam sui, bahkan 2 stasiun itu line warnanya hampir mirip,jalurnya merah dan pink, akhirnya kita 2 x oper untuk sampai di stasiun tung cung, stasiun terakhir sebelum naik cable car atau bus ke giant budha. Karna alasan mengirit dan mencari pengalaman berbeda, aku memutuskan berangkat naik bus dan baliknya naik cable car. Kluar dari stasiun bawah tanah sepertinya rada cukup jauh jalan kaki menuju terminal bus, itupun sempet salah masuk terminal tujuan dalam kota, baru tanya petugas kemana arah ke giant budha dan diarahkan ke terminal diluar bangunan. Klo tidak salah busnya nomer 23 menuju big budha, seharga 20 hkd, lama perjalanan 40 menitan.





area big budha






Masuk ke area giant budha ini gratis, patung budha ada di atas bukit, kita menaiki puluhan anak tangga, dari atas sini kita akan melihat bukit bukit menjulang dari kejauhan, cable car yang lalu lalang, kuil cina, dan hamparan hutan hijau menyejukan mata.
Jam 11 kita menuju ngongping village, disitu ada bnyak toko cendera mata sampai diujung terdapat terminal cable car, ngogping 360. Harga tiket single trip lumayan mahal, 145 hkd, untung tadi kita naik bus berangkatnya. Tapi meskipun mahal, pantas dicoba untuk pengalaman dan merasakan sensasi cale car terpanjang sejauh 20 menit perjalanan sejauh 5,7 km. View nya ok ketika langit cerah, bukit2 hijau, laut lepas, bahkan bandara hongkong kelihatan dari atas cable car. Arah balik/turun ternyata sepi penumpang, sementara arah naik sangat padat sekali, hampir semua penuh isi cabin cable car nya sementara arah turun banyak yang kosong. Bahkan sesampai di bawah kita turun, kita bisa melihat antrian sangat panjang sekali untuk menaiki cable car ini,klo cable car berada di lantai 2, antriannya mengular hingga ke lantai bawah, bahkan jalan raya, untung aja kita tadi naik bus, pilihan tepat, selain cepat gak antri juga murah,hehe

ramenya antrian cable car

Sesampainya di stasiun tung chung, kita akan menuju disneyland, gak kita gak masuk ke area bermain disney, cuman foto didepan doang, gak kuat bayarnya, sejutaan harganya saat itu. Lagian arah disneyland searah arah balik ke kota hongkong. Cukup lama kami menikmati suasana depan disney, ada banyak family membawa anak kecil berlarian kesana kemari, dari jauh sudah disambut lagu2 disney yang dipasang sound diberbagai sudut taman, dengan diikuti air mancur yang menari yang berada d depan loket masuk. Selain ngadem juga mayan manfaatin fasilitas wifi gratis, haha

Habis itu kita menuju victoria peak, yaitu suatu tempat di atas bukit untuk melihat kota hongkong dari ketinggian. Kita menuju stasiun hongkong, kemudian kluar exit D, belok kiri trus nyebrang kanan, sudah sampai deh di terminal bus yang akan mengantar kita ke galery of peak, tiket 28 hkd. Sebenernya bisa pakai trem miring yang langsung ke atas, namun kita akan menaikinya pas turun, biar dapet 2 suasana gitu lho. Sesampainya diterminal terakhir the peak, kita sempet kebingungan masuk mall trus cari arah the peak sampai lantai atas, namun yang kita liat Cuma punggung bukit, bukan view kota. Ternyata kita salah gedung, harusnya kita kluar gedung dulu, jalan 100 meteran terlihat gedung setengah lingkaran lengkung terbalik itulah sky terrace, tepat dibawahnya ada trem. Jika ingin melihat dari sky terrace kita bayar 50 hkd, namun klo ingin yang gratisan kita jalan 100 meteran disisi kanan gedung disitu ada tempat untuk melihat dengan view dari atas kota hongkong.
Kami cukup lama disitu dari jam 4 hingga jam 6 sore langit mulai gelap. Disitu ada maddam tusaud dan tempat foto 3d . 




Baliknya kami naik trem, dan antriannnya lumayan panjang, harga tiketnya sih sama dengan bus, dan waktunya cukup singkat sekitar 5 menitan, trem ini masih model lama, bahan kayu, jalan yang dilalui trem ini memiliki kemiringan hampir 45 derajat, dan sensasinya sungguh luar biasa menaiki trem tua yang masih beroperasi ini. Sayangnya trem ini terpisah jauh dari stasiun MTR terdekat, central, kami perlu berjalan cukup jauh dan nyebrang beberapa kali untuk sampai di central. Kami menikmati berjalan diantara gedung2 tinggi yang kami liat tadi dari ketinggian, berjalan diantara hutan beton gedung2 tinggi dan lampu yang menyala dimalam hari membuat aku takjub dengan kemodernan hidup di hongkong




Trem
Suasana kota HK
Kami melihat trem jadul tingkat berlalu lalang di depan kami, akupun mau nyoba merasakan sensasi menaiki trem ini, cukup bayar 2,3 hkd saja jauh dekat. Trem ini sempit , dan berisik ketika berjalan, dan cukup lambat sekali jalannya, awal mikir bakal turun di tempat yang sama karena rutenya memutar, tapi karena sudah bosen di atas kami turun di deket stasiun terdekat, causway stasiun untuk balik ke penginapan.

Pengeluaran Hari 2
-bus umum 23 hkd
- tiket single trip cable car 145 hkd
- add value octopus card 100 hkd
- bus ke the peak 28 hkd
- trem the peak 28 hkd
- trem keliling kota 2,3 hkd
- makan nasi ayam jamur di 7eleven 19 hkd
- beli susu, jus, kue di 7eleven 40 hkd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Explore Macau-Hongkong...bagian 1


venetian

ruin St Paul
Berawal dari airasia buka rute baru jakarta-macau pada bulan juni, sebelum lebaran, coba iseng2 klik aplikasi airasia mobile hp untuk Tanggal keberangkatan 25 desember, eh ternyata lumayan murah untuk peak season natal. Yawdah deh tanpa nunggu lama booking deh PP jakarta-macau 1,4 jta untuk 25-29 desember 2017.
Hari 1
Jam 2 pagi tepat pesawat take off dari soeta airport, tanpa nunggu lama merem aja nih mata udah gak tahan ngantuk, apalagi masih gelap kan ya. Bangun2 3 jam kemudian, jam 5, liat sunrise dari atas awan. Pesawat akan mendarat di bandara macau jam 8 pagi waktu macau, penerbangan selama 5 jam direct tanpa transit. Dan beruntungnya kita karna kabarnya setelah 10 januari 2018 penerbangan direct jakarta-macau ini akan dihapus, padahal baru buka perdana agustus kemarin lho, ya mungkin airasia merasa merugi.
Setelah landing dan melewati imigrasi macau. Imigrasi macau ini kita gak dapet stempel, Cuma dapet slip kertas putih kecil aja, jangan dihilangkan nanti bisa berabe klo ilang mau kluar macau. Macau n hongkong merupakan daerah administratif khusus dari china yang membolehkan masuk tanpa visa. Hongkong dan macau mempunyai bendera dan mata uang sendiri yang berbeda dari negara induknya china. Setelah melewati imigrasi tanpa halangan,kita menuju ke depan , nyari bus yang akan mengantar kita ke kota. Sebelumnya mecahin dulu uang kita. Aku bawa hkd(hongkong dollar) dari rumah, disini hkd bisa dipakai transaksi dimacau, meski klo kembalian akan dapat uang macau, mop Sebenernya ada bus gratis dari kasino2 terkenal semacam venetian atau lisboa, namun baru akan beroperasi jam 11 siang, sementara pesawat kami mendarat jam 8 pagi. Banyak sih bus umum macau yang harganya juga murah sebenernya, Cuma 2,5 mop, sekitar 5 ribu rupiah. Kami pun ambil bus untuk menuju venetian. Untuk informasi nomer bus kita bisa memanfaatkan wifi di bandara untuk mencari info di google map, karna rata2 nama tujuan akhir istilah bahasa portugis.


jalanan nevetian-parisian di pagi hari

Sopir bus menurunkan kami di bundaran jalan besar, dia menunjuk gedung venetian di depan sana, karna memang bus tidak melewati depan venetian,meski sopir bus sepetinya gak paham inggris, entah berbahasa mandarin atau portugis aku juga gak paham, yang jelas si bapak sopir udah ngeh klo kita mau ke venetian, kita harus menyeberang melewati jembatan penyeberangan yang juga dibuat bunderan memutar diatas jalan. Jalanan pagi itu sepi sekali, masih jam 9 pagi. Sepanjang jalan berdiri gedung2 tinggi megah mulai dari venetian, city of the dream, parisian hingga menara eiffelnya. Kita berjalan menyusuri pinggir jalan raya sampai masuk ke gedung venetian. Ternyata didalem udah mulai rame, kita mencari grand canal yang terkenal ikon sepeti di venesia itu lho, Cuma mikirnya pasti letaknya dibawah karna ada airnya, sampai salah masuk ke kasino yang gang buntu, dan ternyata grand canal yang ada sungai buatan dikelilingi bangunan klasik eropa berada di lantai atas, sekitar naik 2 lantai lagi. Saking besarnya kita malah kebingungan untuk keluar dari ruangan ini meskipun udah mengandalkan google map dengan bantuan wifi gratis. 
parisian



grand canal venetian

Setelah puas berfoto didalam, dan ketemun jalan keluar ternyata ada bus biru bertulis venetian resort, nah inilah bus gratis yang akan mengantar kami menuju terminal ferry outer harbour, kenapa harus ke terminal ferry padahal tujuan selanjutnya ke lisboa? Ya karena memanfaatkan bus gratis adanya ya rute itu. Sesampai di terminal ferry kita akan naik bus lain lagi dari lisboa, gratis juga. Didepan terminal ferry ini ada bnyak bus2 dan penumpang, pertama cukup menyulitkan, mengingat kami tidak tau bus lisboa warna apa, dan ternyata warna hijau, dan itupun lebih mirip elp ketimbang bus. Sesampai nya di gedung grand lisboa, kami kluar gedung, foto2 didepan gedung setelah itu mencari jalan menuju senado square, sayangnya saat itu kami kesulitan mencari sinyal wifi, akhirnya kami menebak nebak kemana arah senado square, karna juga gak ada petunjuk sama sekali dari papan jalan. Kami mengikuti feeling dan melihat arus banyak orang ke arah mana, kita ikutin sambil geret2 koper kami, karna memang rencana kami menginap di hongkong nanti malam. Sesampainya di senado squre yang kami liat hanyalah lautan manusia, maklum ini tanggal 25 desember bertepatan hari libur natal. Dan tampak pernak pernik hiasan natal di pasang sana sini. Kami berjalan menuju ruin st paul sambil melihat kanan kiri , kami melihat banyak yang menjual portuguese egg tart, seharga 10 hkd per biji, ya seharga 18 ribuan roti sebiji, hiks mahal ya...kupikir seperti pie susu bali yang ada fla di tengahnya, ternyata beneran sesuai namanya, egg tart, ya berarti telur beneran, tapi gak terasa eneg saat makan, pinggiran rotinya yang renyah, pas dimakan saat hangat, 2 cukup lah, kalo kebanyakan yang ada malah eneg,soalnya temenku beli 5, akhirnya aku bantuin ngabisin ikutan eneg jadinya...
grand lisboa

senado square




ruin St paul

portuguese egg tart

Sesuai dengan namanya ruin st paul ini adalah sisa bangunan reruntuhan gereja, jadi dulunya gereja ini mengalami kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan hingga tersisa fasad depan bangunan saja. Dan saat itu sangat ramaiii sekali mau foto aja susah angle biar gak banyak orang, mana kita harus ninggalin koper hanya demi foto, haha...
Karna melihat banyak orang dimana2 rasanya mulai agak males n jenuh di macau, kita mempercepat waktu untuk nyebrang ke hongkong saja, saat itu jam 1 siang. Kami harus balik ke terminal ferry, kami males jalan kaki ke lisboa demi bus gratisan, yang berjarak 300 an meter abis tu mintak kupon untuk naik bus gratis ke terminal ferry. Kami mencoba menebak nebak bus yang lewat depan seneado squre tujuan kemana aja, karna ada banyak bus yang lewat. Awalnya kami juga sempet bingung gimana cara me nyetop busnya karna gak ada halte khusus. Aku lihat ada tulisan bus tujuan terminal maritimo, yaw dah aku nyoba naik, tapi gak di depan senado square, kami berjalan agak menjauh, mencoba menghentikan bus di tepi jalan, gagal. Saat ada kerumunan orang turun, kami mencoba naik, yup dan berhasil. Awalnya aku tidak tau klo terminal maritimo itu sama dengan terminal ferry outer harbour, karna di macau sendiri ada 2 terminal ferry yang menghubungkan ke hongkong, begitu pula sebaliknya di hongkong juga ada 2 terminal ferry. Di dalam bus gak ada yang kami tanyai, cuman ada terdapat peta rute bus, dan kami masih inget terminal ferry tadi seperti apa bangunannya pas kami mau berangkat ke lisboa. Dan bener saja bus ini melewati depan terminal ferry, kamipun turun dan langsung menuju loket tiket penjualan ferry ke hongkong. Tiket seharga 175 hkd sudah kami pegang, keberangkatan 15 menit lagi, kami langsung menuju ruang tunggu dan dikasih nomer bangku, tak lama kemudian kami disuruh masuk kapal cepat ferry. Kapal ini terdapat 2 lantai untuk penumpang, ya mirip dengan kursi penumpang bus patas klo di jawa. Tak banyak yang kami liat sepanjang perjalanan ke hongkong selain laut lepas dann,,tidurrr...haha..ngantuk banget sih, perjalanan sekitar 45 menitan, kami sampai di terminal ferry sheung wan hongkong. Setelah proses imigrasi selesai kita mencari stasiun MTR, sebuah perusahaan kereta bawah tanah di hongkong, klo di singapor namanya MRT kan. 

view hongkong dari victoria harbour

Langkah pertama kita mencari kantor penjualan tiket, untuk membeli octopus card, kartu pintar yang akan kita pakai transaksi pembayaran selain untuk kereta juga untuk bus, bisa juga lho untuk transaksi belanja di swalayan2 gitu. Harga kartunya 50 hkd, minimal add value, isi kartu 100 hkd, jadi kita bayar 150 hkd, klo isi saldo mau abis bisa kita isi ulang lagi, kartunya bisa kita refund klo tidak kita perlukan lagi saat kluar hongkong. Lokasi imigrasi berada dilantai 2 gedung dari ferry, sedangkan lokasi stasiun bawah tanah berada 2 lantai di bawah terminal ferry, berarti kita turun 4 lantai ke bawah.
Jangan lupa siapkan map MTR ya, kalopun gak punya sebenernya di tiap stasiun juga ada mapnya. Kita akan menuju lokasi penginapan yang udah kita booking. Mengingat hongkong itu kota termahal dan harga tanah tinggi, hingga banyak hunian vertikal dimana2, bahkan dalam 1 gedung ada banyak nama hotel, per lantai nama penginapan bisa berbeda. Penginapanku berada di area tsi sam sui, gedung chungking mansion, cari lift, sebelum lift ada papan informasi lokasi tiap nama penginapan di lantai berapa, saat kita menemukan resepsionis penginapan kita, canada hotel, itupun kami diarahkan ke lantai berbeda, jadi bukan selantai dengan resepsionis tadi. Sekitar jam 5 an sore kita baru sampai di kamar kita, cukup melelahkan memang perjalanan menuju ke hongkong, tidur di jalan 2 malam di kereta n pesawat. Setelah mandi kita mencari masjid, terdapat masjid terbesar di daerah kowlon, disitu kita melihat ada banyak banget ibuk2 ataupun cewek2 muda berbahasa indonesia, TKI,mirip arisan, atau rekreasi gelar tikar di taman sambil makan, karna masjid memang berada di taman kowloon yang besar. Setelah sholat kami mencari KFC. Gak jauh juga udah terlihat KFC disitu. Harga seporsi makanan nasi jamur plus 2 ayam, minum plus egg tart seharga 43 hkd, itu paling termurah, rasanya...hemmm..mayanlah ya...enak n kenyang...
Setelah itu kita menuju avenew star untuk melihat sympony of light, pertunjukan laser deretan gedung2 di pulau hongkong jam 20.00. sayangnya lagi ada renovasi di avenew of star, jadi kita minggir ke area sebelahnya, cukup padat juga saat itu, plus kita nunggu sejam an, di tengah suhu udara 16 °C n tiupan angin yang dinginnn...
Malemnya kita mencari 7eleven untuk stok buat sarapan pagi esok, sambil liat2 apa aja menu makanan siap saji yang disediakan disana.
Makanku selama di HK








sympony of light hongkong

Pengeluaran Hari 1
- air mineral 7 hkd
- jus 8 hkd
- bus P1 3 hkd
- 2 macau egg tart 20 hkd
- bus umum 3 hkd
- ferry macau-HK 175 hkd
- octopus card 150 hkd
- penginapan HK 3 malam 1 juta rupiah
- makan malam KFC 43 hkd
- susu, roti, air mineral, kue di 7 eleven 50 hkd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kebun teh sirah kencong


Candi sirah kencong

Air terjun surotani

Kebun teh ini berada di kaki gunung kawi, blitar. Berada diketinggian 1100 mdpl. Akses menujun kebun teh sudah cukup bagus, meski ada beberapa aspal yang rusak. Saat ini jalan menuju kebun teh diperbaiki, makanya akan banyak ditemui kendaraan besar proyek, utamanya truk molen. Tebing dikepras, jalan diperlebar. Kendaraan apapun bisa mencapai ke kebun teh, asal tidak beroda rendah, hindari sedan. Nantinya jalan ke lokasi akan lebih mulus lagi setelah selesai perbaikan jalan. Tapi harus tetep hati2, karna rata2 tebing tanah di kiri kanan jalan itu polos, jadi rawan longsor utamanya kalo waktu musim hujan. Dulunya ada 2 akses menuju sirah kencong, lewat jalur semen atau tegalsari. Jalur semen katanya sih jalur berat, menanjak dan jalan bebatuan sepanjang 10 km, sementara jalur tegalsari ini relatif mudah pakai kendaraan roda 2 atau 4. Dari kota blitar sekitar 1,5 jam cari arah menuju tegalsari kec wlingi, dari situ jalan Cuma 1 menuju sirahkencong. Petunjuk termudah setelah sampai di kota blitar kita menuju arah wlingi, cari kantor desa kawedanan, trus ke arah utara terus menuju desa tegalasri. Kita akan melewati perkebunan sengon, dan perkebunan pijiombo, kita juga akan melewati pabrik susu yang besar sebelum sampai dipintu masuk perkebunan teh.

rute ke sirah kencong







Untuk tiket masuk sebesar 7 ribu rupiah. Selain kebun teh, disini juga ada wisata lain, yaitu air terjun dan candi. Lokasinya tidak berjauhan, cukup dengan jalan kaki saja setelah memarkir kendaraan. Lokasi candi agak ke atas dari pintu masuk, lebih baik jalan kaki atau bisa motor sampek ke atas, jalan berupa jalan berbatu untuk akses petani pemetik teh. Wiew dari candi ini oke banget, kita bisa melihat pernukitan naik turun sepanjang mata memandang seperti hamparan karpet hijau yang memanjakan mata memandang. Ada sekitar 3 badan candi yang sudah tidak utuh lagi.




Lanjut menuju air terjun, jalan sekitar 500 m dari pitu masuk loket, atau 1 km dari lokasi candi. Sebelum pintu masuk ada retribusi tiket masuk 5 ribu rupiah, hanya sekitar 150 meter sudah sampai di air terjun. Air terjunnya sih biasa aja menurutku, hanya pelengakap saja dari wisata kebun teh. Tinggi air terjun mungkin 20 meteran, debit juga tidak terlalu besar, namun ketika musim hujan disarankan menghindari aliran air terjun, dikhawatirkan terjadi banjir bandang.








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS