Persiapan (negri tirai bambu part 1)
Ini adalah perjalanan jauh pertamaku, sendirian pula tanpa seorang temanpun. Tapi semua rencana udah matang, mulai dari persiapan informasi tentang beijing, visa, tiket pesawat,dan penginapan. 3 bulan sebelumnya, tepatnya awal bulan desember 2012 secara gak sengaja buka airasia.com yang tenyata lagi promo ke beijing. Tau ke beijing harus pake visa, langsung deh browsing konjen china di surabaya, trus telpon untuk memastikan bahwa syarat visa gampang. Dan hari itu juga aq booking tiket langsung surabaya-beijing, untungnya punya tabungan cimb niaga, gampang buat booking airasia tanpa biaya booking plus ada chash back 10% , karna cimb niaga bekerja sama dengan airasia dan ke 2 perusahaan ini kan berasl dari malaysia .
Keesokan harinya mulai deh browsing persyaratan pembuatan visa china . Setelah browsing sana sini kok mengharuskan bukti booking tiket pp dan penginapan, langsung deh buka air asia lagi, sapa tau promonya masih ada. Aku harus 2x booking, untuk penerbangan beijing-kualalumpur dan kualalumpur-surabaya, waktu itu aq cicil dulu yang KL-sby, lumayan dapet 200 ribu. Baru deh booking beijing-KL. Setelah aq pertimbangkan kira2 berapa lama kunjungan di beijing. Tapi sayangnya untuk booking kali ini hanya tersedia pembayaran MYR, gak da rupiah, jadi gak bisa pake tabungan seperti kmren, terpaksa deh pake cartu credit dengan biaya sekali booking kena 7 MYR dan itupun belum kena biaya perbedaan kurs rupiah.
Setelah proses booking tiket pp selesai, ini saatnya booking penginapan, berbekal panduan blog yang aq buat sebelumnya, hostel.com menjadi tujuanku, search forbiddencityhostel, dan ternyata tersedia kamar untuk 1 orang, 2 orang ataupun yang dormitory sekmar 6 orang. Dan untuk pilihan termurah jatuh sekamar share 6 orang, permalem 80 ribu, pesen buat 3 malem, lagi-lagi pake credit card, Cuma bayar 10% saja plus biaya 2 usd untuk biaya booking online, sisanya dibayarkan ketika kita check in disana.
Tiket check...penginapan check...1 lagi yang harus dibooking online, yaitu one day tour ke great wall, kenapa memilih tour, bukan jalan sendiri, menurut temenku jatuhnya lebih murah pake tour n gak ribet karna jaraknya dari beijing lumayan jauh, 2 jam perjalanan. OK deh setelah browsing ke beberapa alamat website, akhirnya aq booking dengan biaya 22 usd. Kalo yang ini bayarnya ketika nanti dijemput travel di penginapan.
Ok. Semwa beres. Tinggal browsing beberapa tempat wisata di beijing, gimana pergi kesananya, jam bukanya, dan harga tiketnya.
Dan sekarang saatnya proses yang paling mendebarkan, sampe maag aq kambuh karna stres mikirin ini, yaitu visa. Meski syarat udah lengkap, namun 1 hal yang buat aq ragu, karna beberapa informasi internet yang aq dapet mengharuskan adanya deposit 20.000 usd. Namun setelah aq dateng ke pihak konjen china yang ada di mayjen sungkono, aq jadi sedikit yakin, karna mreka gak butuh rek tabungan, bahkan gak perlu tiket pp dan booking hotel, cuma mengisi form 4 lembar yang disediakan, namun aq udah download dahulu form itu dari internet, jadi kesana tinggal kumpulin, namun ternyata pihak konjen china menolak pengajuan visaku, dengan alasan masih terlalu lama jadwal keberangkatannya, yaitu maret, aq waktu itu pengajuan awal januari, mas petugasnya bilang, nanti aja pertengahan februari kesini lagi mas, takutnya visanya ditolak karena kelamaan, akhirnya aq pulang lemes...menahan kecewa. Padahal maksud aq tu biar klo visa ter approve..aq bisa tenang mikirin yang laen, nyiapin baju musim dingin, cari temen lokal disana lewat couchsurfing, dll. Sebenernya aq udah dapet temen host dari CS, kebetulan dia di beijing, kerja disana.
1 bulan kemudian...
Udah pertengahan februari, saatnya kembali ke konjen china. Karna berkas udah lengkap sebelumnya, paling cuma taruh doang..pulang...pikirku, ternyata mbak petugas bilang...maaf mas fotonya harus update 3 bulan trakir...dan backgroundnya harus putih. Trus aq jawab...tapi itu kan udah putih mbak...tetep aja aq ngeyel kan males harus balik lagi besok..padahal jelas-jelas aq salah..kan dibilangnya foto 3 bulan trakir...bukan foto 3 tahun lalu pas aq wisuda...hadeh.. Mbak nya bilang...itu lho mas depan ruko da studio foto paling 1 jam jadi...ya ya pikirku sambil menggerutu kecewa...
Dan setelah pengajuan visa dimasukkan penderitaan blom berakhir menunggu seminggu itu sesuatu banget, sampe males makan, maag kambuh n susah tidur, kecemasan yang berlebihan takut visa tidak diterima, maka impianku ke bijing bakal gagal...dan yang pasti rugi uang karna aq tlah booking pesawat pp yang nominalnya tidak sedikit. Sampe trucap klo visaku diterima maka aku bernadzar puasa 3 hari.
Dan hari pengambilan visapun tlah tiba. Dan ketika di loket dengan jantung deg.dengan sambil mulut komat kamit.dan akhirnya....visa diterima.alhamdulillah...besoknya langsung melaksanakan nadzar
Persiapan (negri tirai bambu part 1)
7:12 PM |
Read User's Comments(0)
Sampoerna house heritage track
12:20 AM |
Sampoerna house heritage track
Klo bosen gak tau mau ngapaen..soalnya lokasi wisata di surabayab ya mall, mall dan mall..maklum Surabaya panasnya ampun, gak peduli siang malem..keringat rasanya diperes sampei dehidrasi…coba aja ke sampoerna house,,,awalnya itu she rumah sang pendiri perusahaan sampoerna..namun sekarang sudah dijadikan museum, lemhkap dengan sejarah gimana awal pendirian perusahaan rokok multinasional tersebut
Lokasinya berada di jalan sampoerna, dekat
dengan jembatan merah. Menuju kesana awalnya emang sempet nyasar..lha jalannya
sempit kayak jalan tikus panjang n berliku belok kana kiri. Bangunan ini masih
asli ..bergaya colonial jaman dulu, ada bangunan utama berupa museum, dan 2
bangunan kecil di kiri kanannya..erfungsi sebagai caffe n galleria. Masuk
museum ini gratis. Ruang utama didisplay mulai sejarah sang pendiri
sampoerna..mulai dari dia sejak kecil yang jualan di gerbong KA…jadi buruh
pabrik rokok..sampai jadi rajanya rokok,,,I bagian lantai 2 kita bisa meliahat
dari atas gimana proses pembuatan rokok tradisional..ratusan bahkan ribuan
pekerja cekatan melinting rokok dengan gerakan cepat, seperti robot saja..ya
mungkin karna mreka udah biasa.
Klo bosen Cuma liat-liat itu doang..coba
ikutan sampoerna house track…kita bisa jalan2 gratis keliling Surabaya naek bus
yang berisi 20 orang..lengkap dengan guide nya…biasanya klo kita booking pas
hari H..pasti udah full book, makanya aku telpon sehari sebelumnya. Jam operasi
sampoerna house trackn nya jam 9 pagi..13.00 dan 15.00..rute nya bisa
bervariasi, tergantung tema, misalnkan teme hari pahlawan..kita diajak ke tugu
pahlawan n museum perjuangan di Surabaya lainnya..klo desember biasanya tema
nya natal..kita berkunjung ke gereja2 tua jaman belanda..klo bulan Ramadan
biasanya mengunjungi tempat religi umat isalm seperti sunan ampel, sementara
klo hari raya imlek ya mengunjungi klenteng2 yang ada di Surabaya. Pokoknya
asik deh..gak bakal bosen karna rutenya berganti2.
jalan2 kediri..air terjun-gua maria-monumen simpang lima
9:08 PM |
Perjalanan kali ini udah direncanakan berkali-kali namun
selalu berujung batal karena beberapa halangan yang membuat jadi tak terlaksana
dengan baik. Seminggu sebelum lebaran, udah diputuskan tgl 25 agustrus, lebaran
hari sabtu, kita berangkat ke air terjun dholo. Namun sehari sebelumnya, aku
sempet mengalami flu, demam, kayak orang meriang, antara berangkat atau tidak,
aku bingung. Tanpa pikir panjang, aku beli susu, vitamin redoxson, dan obat
demam sekaligus tak minum, trus istirahat. Dan untungnya besoknya segera
sembuh, mungkin karena semangat buat liburan lebih tinggi dari rasa sakit yang
dirasakan.
Sabtu, jam 7 pagi, berangkat dari rumah , dan pastinya
setlah sarapan , menuju kerumah temen, jemput dia, dan berikutnya janjian
ketemuan di simpang lima, kita ber 4 orang akhirnya berangkat dengan 3 sepeda
motor. Jalanan menuju lokasi cukup jauh, namun menyenangkan melewati naik turun
bukit, jalan sudah cukup baik, beberapa kali berhenti, selain mendinginkan
motor yang udah dipaksa naek curam, juga menyempatkan foto2 pemandangan
sekitar.
1 jam udah sampai di lokasi air terjun setelah sebelumnya
melewati pintu gerbang membayar 8000/0rang, parkir 2000/motor. Udara dingin
menyambut kedatangan kami, untungnya kami pake jaket semua, dan sering membuat
keseringanke toilet saking dinginnya.
Jalanan menuju lokasi air terjun dari parkir, agaknya cukup
jauh dan membuat kaki pegel2..buktinya kakiku sampe kaku selama 2 hari
setelahnya, jalannya sudah cukup bagus, namun naik turunnya jauh banget. Setelah
kurang lebih 20 menit akhirnya sampai juga di dasar air terjun dholo...Huft..alhamdulillah..mencelupkan
kaki ke air dan brrrr...dinginnnya....
Setealh dirasa cukup menikmati dengan foto2, makan, dan
istirahat, kami menuju lokasi yang ke 2, yaitu air terjun irenggolo. Parkir per
motor juga 2000, lokasi air terjun sekitar 300 m dari parkir, jalanan lumayan
datar, tidak seperti tadi di air terjun dholo.
Jalan menuju pulang kita melewati goa maria poh sarang, gua
ini dibuat secara buatan, selain sebagai tempat peribadatan umat katolik,
tempat wisata ini dibuka untuk umum, parkir 3000/motor. karena keunikan lokasi
ini berada dibawah perbukitan, selain arsitektur bangunannya yang unik,tempat
wisata ini juga menceritakan cerita yesus ketika disalib,
Setelah solat n makan di leko, kami menuju simpang lima,
monumen yang ada di gumul, bentuknya persis arc de trium di prancis, tiket
masuk hanya 2000/motor. Waktu udah menunjukkan pukul 6 sore, kami pulang.
Subscribe to:
Posts (Atom)






