RSS

Eksplore blitar : makam bung karno, candi penataran, pantai tambak rejo, pantai gondomayit.


Setelah kami bermalem di kota blitar, setelah sebelumnya explore tulungagung. Kami mencari penginapan deket makam bung karno. Malemnya kami jalan2 di alun2 dan jalan sepanjang jalan makam bung karno, maklum malem minggu rame, kebetulan ada pawai besoknya.
Pagi jam 8 setelah sarapan kita menuju makam bung karno. Pagi itu ramai sekali peziarah yang datang. Komplek makam bung karno ini sudah direnovasi, dengan beberapa bangunan modern yang berfungsi sebagai perpustakaan, museum, ampiteater dan bangunan pendukung lainnya. Setelah itu baru menuju gapura makam bung karno.

Jam 08.30 kami balik, menuju pantai tambak rejo. Berjarak sekitar 1,5 jam dari kota blitar. Jalan menuju pantai sudah bagus. Namun langit mendung, dan mendekati pantai hujan turun. Kami sempet berteduh sebentar, sebelum melanjutkan 3 km lagi menuju pantai. Setelah parkir di pantai tambak rejo kami bertanya akses menuju pantai pasetran gondomayit. Namun beberapa langkah berjalan hujan turun lagi, kamipun berteduh. 







Pantai tambak rejo ini ramai sekali, banyak perahu nelayan bersandar, warung makan. Berbeda sekali denagn pantai pasetran gondomayit yang sepi yang akan kami kunjungi berada dibalik bukit. Kami harus menyeberangi sungai yang bermuara ke pantai tambak rejo, lalu traking sekitar 15 menit naik bukit. Dari atas kelihatan sudah hamparan pasir putih pantai pasetran gondomayit. Sebenarnya selain naik bukit lokasi ini bisa ditempuh naek motor, Cuma akses jauh dan jalan Cuma tanah. Langit memang mendung, pas kmi balik langit mulai biru. Setelah puas main air n berfoto kami balik ke pantai tambak rejo. 



Jam 11.45 kami memutuskan balik ke kota blitar, menuju candi penataran..1,5 jam kemudian kami sampai di candi penataran. Dengan parkir 3 ribu tanpa tiket masuk. Komplek candi ini berada di desa penataran. Trakir kali kesini dulu pas jaman SMA. Abis dari sini kami langsung balik. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

summer vacation de menjangan island


full team menjangan


Liburan ke bali tidak selalu ke kuta, pura, desa wisata, tanah lot ataupun tari bali. Bosen dengan wisata yang itu2 saja, meski baru 2x ke bali, dan itupun lum eksplor semua. Kita mencoba wisata yang berbeda, menikmati keindahan bawah laut bali, tepatnya di pulau menjangan, taman nasional bali barat.
Udah lama plan mau kesitu, tapi selalu batal, mengingat waktu dan cuaca yang tidak tepat, dan butuh satu geng kesitu, klo jalan sendiri/ber2-3 yang ada abisnya mahal untuk sewa kapal.




Sabtu sore jam 7, aq berangkat ke Surabaya, karna meeting point rombongan didepan terminal purabaya. Jam 11 malem mobil elf berangkat. Jalan begitu lancar, hingga subuh udah di Situbondo, tapi sayangnya aku gak bisa tidur blas, tempat duduknya kurang nyaman, duduk paling belakang seperti naik roler coaster klo ngebut, apalagi klo lewat jalan gak rata, bisa melompat dari tempat duduk. Gapapa lah, seringnya juga gitu klo lagi jalan, kagak bisa tidur,, dinikmati saja jam 6 pagi kami sampai di pantai tempat kita akan menyeberang ke menjangan. 
selamat pagi banyuwangi

Beberes diri, ganti baju, sarapan. Jam 7 pagi kapal siap berangkat. Perjalanan kurang lebih ditempuh 45 menit. Sebenarnya untuk menuju pulau menjangan ada 2 jalur, pertama bisa langsung dari banyuwangi nyebrang pake kapal, ke 2 nyebrang ke bali dulu, trus sewa kapal dari banyuwedang. Secara estimasi waktu dan biaya sih lebih murah langsung nyebrang dari banyuwangi, karna kalo lewat banyuwedang(bali barat kurang lebih nambah 2,5 jam, termasuk nyebrang ketapang-gilimanuk, perjalanan darat gilimanuk-banyuwedang), dari banyu wedang ini Cuma sebentar naek kapalnya. Tapi harga standart turis, klo dari banyuwedang(bali), sewa kapal min 500 rb,, itupun di isi max 7 orang, sewa guide 100 rb, sewa alat snorling lebih mahal. Sementara klo di pulau menjangan ini ada beberapa spot snorkeling. 




pura ganesa

Tempat yang kita kunjungi ada 4 lokasi, garden coral, mangrove, pos 1, satue lupa namae. Saking asiknya snorkeling, kita lupa, waktu molor lebih dari sejam lebih dari perkiraan. Kita rencana jam 12 siang ke pulau tabuhan, ternyata jam setengah 2 masih di menjangan. Kalopun diteruskan ke menjangan, resiko aq kehabisan bus malem ke Kediri, harus nunggu pagi. Akhirnya setelah diskusi, akhirnya kita batalin ke pulau tabuhan, beberapa kejadian tak terduga selama trip, sempet galau mau batalin trip ini, karna bingung ijin emak, baliknya pun setelah sampai terminal aq lari2 mengejar bus trakir ke Kediri. 



Sedangkan selama di menjangan, aq sempet terbawa arus pas asyik snorkeling, help…minta tolong guide, karna usahaku berenang gagal trus sementara udah capek, eh malah menjauhi kapal, pas istirahat makan, ada beberapa kawanan menjangan/rusa menghampiri kami, karena katanya meski disini populasi rusa banyak, tapi menjangan jarang menampakkan diri ke pantai, pas balik ke banyuwangi kami disuguhi pemandangan kawanan lumba2 yang berenang bebas di laut. Kesimpulannya Indonesia itu indah kawan, jangan di rumah saja 




 menjangan/rusa, itulah kenapa dinamakan pulau menjangan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pantai pelang, Air terjun grobokan sewu dan Penangkaran penyu kili kili



Libur 3 hari rasanya akan sangat membosankan tanpa berlibur ketempat yang baru  yang belum pernah dikunjungi. Awalnya sih masih bingung mau milih tulungagung atau trenggalek sebagai destinasi selanjutnya. Sampai hari H diputuskan pergi ke trenggalek, alasannya milih destinasi terjauh dari rumah, tulungagung kan deket. Jarak yang akan kami tempuh sejauh 123 km, perjalanan 3 jam kata google map, tetapi kenyataannya 3,5 jam. Jalan yang kami lalui menuju tulungagung dan trenggalek sangat mulus dan bagus, lurus dan datar, memasuki km ke 75, jalan mulai naik turun tikungan tajam, sampai 1,5 jam setelahnya akan tetap seperti itu. Ini merupakan jalan alternatif menuju Pacitan, belum pernah kami sebelumya lewat daerah ini. Sebenernya kami ber 2 boncengan cewek cowok, dia cewek temenku SMA, awalnya aku sih yang bonceng, tapi berhubung yang belakang lebih berat, entah kenapa jadinya terasa oleng, haha, akhirnya tu cewek yang bonceng sampai pantai, haha. Jam 9 tepat kami sudah berada di parkiran, setelah sebelumnya bayar tiket masuk 17 ribu untuk ber 2, tiket per orang 7500, plus parkir 2 rb. 





Hari itu entah kenapa terbilang sepi, padahal ini libur long weekend. Pagi itu langit mendung, air laut masih pasang, ombak pun gak kalah mengerikan. Emang pantai ini sepertinya kurang menarik, dengan pasir item biasa, apalagi di pinggir pantai membawa sampah kayu. Tapi sebenernya bukan itu pertunjukan utama daya tarik pantai ini, masih ada 2 pertunjukan lagi yang menjadikan pilihan kenapa akhirnya aku memilih destinasi ke pantai pelang. Dari bibir pantai ke dalam 300 m kami bisa menemui air terjun yang alirannya langsung membentuk anak sungai dan mengalir ke pantai. Air terjun ini dinamakan gerobokan sewu. Selain deket pantai menariknya air terjun ini cukup lebar, konturnya seperti batuan kapur stalatit stalakmit, dan ada sebuah goa di dalam aliran air terjun, namun goa itu kurang menarik bagi ku. Aliran air terjun setinggi 15 meter ini turun membentuk undak undakan dan ditengahnya muncul beberapa pohon, dan dibawah  membentuk cekungan seperti kolam, pagi itu cukup sepi, cuma beberapa wisatawan dari trenggalek yang sempet kami temui. Tanpa mandi merasakan air terjun pun rasanya hati udah adem n seger, haha. 





Sebenarnya males maen air, karna gak bawa baju ganti. Puas menikmati keindahan air terjun ini kami balik ke pantai. Kali ini kondisi pantai lebih baik n bagus dari pada tadi. Airr sudah surut sehingga terlihat hamparan pasir yang luas. Langitpun udah biru. Baguslah buat foto2, hehe. Selain batuan karang ditepi laut ada juga semacam pulau kecil di tengah laut, entah kenapa mengingatkan pada pulau di tanah lot bali, mirip sih, meski tanpa pura.




Setelah puas menikmati pantai, kami menuju destinasi selanjutnya. Menuju penangkaran penyu di kili2. Tempatnya gak jauh dari pantai pelang, cuma agak muter dikit kluar naik motor, lokasinya berada di pantai kili2, bersebelahan dengan pantai pelang. Dipinggir jalan ada petunjuk plang nama penangkaran penyu kili2, masuk ke dalam 1 km, melewati persawahan , kolam ikan, sampai menemui bangunan di tepi pantai. Kami sempet kecewa karna pintu nya ditutup, jadi kami cuma bisa melihat dari luar pagar, terdapat beberapa kotak biru berupa kolam berisi penyu. Pas niat mau balik pulang, eh petugasnya dateng, langsung deh kami masuk ke dalam, udah ada beberapa pengunjung yang menunggu selain kami ber 2. Di dalam bisa kita lihat ada anak penyu yang masih imut imut, ukuran sedang, sampai berukuran dewasa. Masuk kesini tanpa dipungut biaya lho.Ini meupakan inisiatif dari para pecinta penyu untuk ikut melestarikan hewan yang mulai punah ini, pasalnya dulunya sering telur penyu diambil warga untuk dijual. Setiap bulan mei juni juli penyu ke pantai untuk menetaskan telurnya , jadi telur diambil untuk dibesarkan dalam penangkaran, kalo beruntung kita bisa ikut melepas tukik itu ke lautan. 






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS